Hindari Cedera, Demi Gowes Bahagia

Beberapa teman yang tengah keranjingan sepeda kerap mengeluhkan badannya jadi pegal bahkan cidera. Gimana mau santuy, jika sudah dibayangi pegal-pegal atau cedera saat bersepeda?Resteper, kamu bisa memulai bersepeda dengan intensitas rendah, artinya jangan langsung ngebut. Kecepatan bisa ditingkatkan secara bertahap. Durasinya pun tak usah terlalu lama, apalagi bagi mereka yang tidak pernah atau jarang bersepeda.Peningkatan jarak tempuh atau kecepatan bersepeda yang tiba-tiba dapat menyebabkan otot terasa  pegal.

Selain itu, kita juga harus memperhatikan ergonomi atau bentuk sepeda untuk memperoleh manfaat maksimal dan meminimalkan risiko cedera. Dengan ergonomi yang tepat, kelelahan atau ketidaknyamanan saat bersepeda juga dapat dikurangi.Ketinggian setang, misalnya, dapat menghindarkan risiko cedera yang sering terjadi pada bagian belakang leher, bokong, atau bahu.Bagi pesepeda yang bukan atlet, saat mengayuh pedal pertahankan sudut sebesar 90 derajat antara lengan dan tubuh.

Hindari penggunaan sadel sepeda yang menyebabkan rasa nyeri pada bagian depan pinggul. Tinggi setang sepeda tidak boleh lebih dari 10 cm di atas tinggi sadel sepeda.Jarak antara sadel dan setang sepeda yang baik adalah sekitar separuh panjang sepeda secara keseluruhan.Jangan duduk terlalu jauh ke belakang, melainkan seluruh bagian bawah pinggul berkontak dengan sadel sepeda. Tujuannya agar punggung tidak berada dalam posisi terlalu membungkuk atau terlalu tegak.Posisi tulang punggung yang tetap mempertahankan lekukan-lekukan alaminya, akan mempertahankan kelenturan tulang belakang dalam menyangga tubuh, saat melewati jalan yang tidak rata. Risiko cedera pada tulang belakang pun berkurang.Dengan posisi tulang punggung yang baik, posisi pinggul juga menjadi lebih stabil, dan kerja tungkai mengayuh sepeda menjadi lebih efisien dan optimal.

Risiko lain bersepeda adalah kondisi di luar yang tidak bisa kita kendalikan, misalnya, kemacetan dan polusi atau tingginya tingkat kecelakaan. Tetapi sebaiknya hal-hal ini jangan menjadi hambatan untuk menjalani pola hidup aktif dengan bersepeda.

Bersepeda perlu memperhatikan beberapa hal, diantaranya awali dan akhiri dengan pemanasan dan peregangan. Konsumsilah air yang cukup untuk mencegah dehidrasi. Kenakan pakaian yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara. Gunakan sarung tangan dan kacamata. Kenakan sepatu yang sesuai dan nyaman.

 

Kalau sudah siap, yuk kayuh pedalmu! 

 

Source: Intisari

Latest Article

Gowes Saat Hujan? Bungkus…

read more

Mari Nyaman Bersepeda

read more

Yuk Jadi Pesepeda Baik !

read more